Rabu, 21 Februari 2018

Pengingat for suatu saat

tokoh 1 :
tidak terlalu tinggi untuk ukuran pria
sedikit manis
sedikit tampan
konyol
humoris
menyenangkan

tokoh 2 :
cukup tinggi untuk ukuran pria
tidak gemuk pun tidak terlalu kurus
paling tampan se-areaku
sepertinya disukai banyak wanita
manis
terlihat cool
agak cuek

tokoh 3 :
tingginya sedang untuk ukuran pria
manis
berkarisma
cukup populer
konyol
lucu
banyak fans
baik
care
pekerja keras

tokoh 4 :
cukup tinggi untuk ukuran pria
agak kurus
berlesung pipi
sangat manis apalagi saat tersenyum
terlihat smart
sepertinya berbakat menjadi leader
canggung untuk beberapa hal

tokoh 5 :
aku
tidak terlalu tinggi untuk ukuran wanita
fisik nothing special
sering pasang wajah datar
terkadang bego
terkadang belagak bego
katanya nyebelin
katanya juga nggemesin
moody-an
bisa jadi pendiem mendadak dan bawel mendadak

tokoh 6 :
kamu

021318



09.47 PM
Unbelievable!
Detik ini tahun 2018
Apa hanya aku yang bermimpi kemarin masih 2017?
Ku cek koleksi film, catatan diary, album foto di lappy
Semua di bawah tahun 2017. Tidak lebih
Apa aku perlu memperbaruinya? Atau stuck di hari lalu?
Hmmm… pilihan pertama terdengar lebih masuk akal
 Atau memang seharusnya begitu
Bagaimanapun aku ingin kembali. Tetap tidak bisa
Yeahhh. I love the past. 
Tapi karenamu, dan karena kalian, aku lebih mencintai hari ini
So, please stay by my side


10.14 PM
Atas nama waktu.
Aku tahu, walau ku tahan, kamu akan tetap berlalu.
Meski rindu berteriak pilu.
Dan memori mengiris belenggu.
Sedangkan kamu, menengok pun tak mau.
Iya, aku tetap mencoba mengerti.
Bahwa  semua yg bernyawa juga melalui.   
Aku tidak membenci ini.
Karenamu. Makhluk mengenal rasa terik, badai, dan pelangi.
Sungguh. Adakah yang lebih mengena daripada kata terimakasih untukmu?

Dari aku. Perwakilan manusia se-jabodetabek dunia  (((“:

Jumat, 09 Februari 2018

Suasana (hatiku) di kampus barat



Terik. Padahal hampir sore
Mahasiswa terlihat bergerombol di bawah dedaunan yang juga bergerombol
Bukan untuk menghindari keangkuhan mentari
Juga bukan menghindari kepulan debu yang berlari
Tapi mungkin. Untuk mengusir sepi. Merenungi diri. Menurutku

Tidak sama seperti mereka
Aku tidak bergerombol. Hanya berdua
Pun tidak dibawah dedaunan. Melainkan di bawah naungan gedung yang tidak terlalu tua
Aku. Entah sedang apa. Tidak jelas
Kadang melamun. Kadang mencari inspirasi. Lebih banyak memikirkan dirimu
Tapi, semoga kamu tidak tahu. Hhhh tentu saja

Angin terkadang membelaiku
Sesekali, atau mungkin sering, teman me(ngganggu)manggilku
Memaksaku untuk mengecek kecepatan download drama korea
Sebenarnya aku enggan menanggapi mereka
Aku terlalu sibuk merapikan pikiranku
Kau tahu. Yahh, tentu dirimu yang mendominasinya

Kemudian aku tersadar. Duniaku bukan hanya tentangmu
Aku harus fokus, sebelum teman lain mencoba menyerangku

~Kediaman para mahasiswa pemburu wifi_komputer anjungan 1.47 pm
Terimakasih. Kau menghemat anggaran pengeluaranku