Minggu, 25 Maret 2018



Aku terinspirasi oleh sajak sikat gigi
Dari makul favorit dan dosen favorit
Kusempatkan menulis cerita, membalas Tanya
Tak peduli besok speaking presentasi dan kuota tinggal sebutir lagi
Tak peduli kamu menelpon dan drama membuatku ingin menonton
Tak sempat ku respon
Semuanya terlihat sederhana
Aku jatuh tertidur. Dan semua masalah sirna
Beserta diriku yang hanyut di dalamnya
Ketika terbangun, ku mengulangi hal yang sama
Ini memang gila

Sabtu, 24 Maret 2018

My Incredible Experience



The accident happened when I was on second semester. At that time, I have left my friend’s boarding house after making a surprise for birthday. My friend and I went to the angkringan. It was a long time for waiting my order done, because there were many people there. Suddenly, my organization friend chatting me. He said that I had to go to the campus and borrowed the proposal for re-checking by him.
            I was confused because my food didn’t come yet. So, I went to my boarding house to take the proposal first, and left my friend in the angkringan. I walked alone along the way. It was so quite because it was 8.00 pm. When I arrived beside of the orphanage in Plaosan, I didn’t realize that there were two motorcycles behind me. At that moment, I hold my phone in my right hand. It was beside of the road. Suddenly, the rider passed me and tried to take my phone. I was so shocked, but fortunately he could not get my phone because my phone directly come down to the grass. I almost screamed, but I was afraid to offend the people who have slept. So I just took my phone in the grass and saw the rider went on.
            After that, I continued my walking. I almost cried because of afraid. My friend in the boarding house tried to make me feel comfort. And than, one of my friend finally accompanying me to the campus by motorcycle because I was still shocked and afraid.

Rabu, 21 Februari 2018

Pengingat for suatu saat

tokoh 1 :
tidak terlalu tinggi untuk ukuran pria
sedikit manis
sedikit tampan
konyol
humoris
menyenangkan

tokoh 2 :
cukup tinggi untuk ukuran pria
tidak gemuk pun tidak terlalu kurus
paling tampan se-areaku
sepertinya disukai banyak wanita
manis
terlihat cool
agak cuek

tokoh 3 :
tingginya sedang untuk ukuran pria
manis
berkarisma
cukup populer
konyol
lucu
banyak fans
baik
care
pekerja keras

tokoh 4 :
cukup tinggi untuk ukuran pria
agak kurus
berlesung pipi
sangat manis apalagi saat tersenyum
terlihat smart
sepertinya berbakat menjadi leader
canggung untuk beberapa hal

tokoh 5 :
aku
tidak terlalu tinggi untuk ukuran wanita
fisik nothing special
sering pasang wajah datar
terkadang bego
terkadang belagak bego
katanya nyebelin
katanya juga nggemesin
moody-an
bisa jadi pendiem mendadak dan bawel mendadak

tokoh 6 :
kamu

021318



09.47 PM
Unbelievable!
Detik ini tahun 2018
Apa hanya aku yang bermimpi kemarin masih 2017?
Ku cek koleksi film, catatan diary, album foto di lappy
Semua di bawah tahun 2017. Tidak lebih
Apa aku perlu memperbaruinya? Atau stuck di hari lalu?
Hmmm… pilihan pertama terdengar lebih masuk akal
 Atau memang seharusnya begitu
Bagaimanapun aku ingin kembali. Tetap tidak bisa
Yeahhh. I love the past. 
Tapi karenamu, dan karena kalian, aku lebih mencintai hari ini
So, please stay by my side


10.14 PM
Atas nama waktu.
Aku tahu, walau ku tahan, kamu akan tetap berlalu.
Meski rindu berteriak pilu.
Dan memori mengiris belenggu.
Sedangkan kamu, menengok pun tak mau.
Iya, aku tetap mencoba mengerti.
Bahwa  semua yg bernyawa juga melalui.   
Aku tidak membenci ini.
Karenamu. Makhluk mengenal rasa terik, badai, dan pelangi.
Sungguh. Adakah yang lebih mengena daripada kata terimakasih untukmu?

Dari aku. Perwakilan manusia se-jabodetabek dunia  (((“:

Jumat, 09 Februari 2018

Suasana (hatiku) di kampus barat



Terik. Padahal hampir sore
Mahasiswa terlihat bergerombol di bawah dedaunan yang juga bergerombol
Bukan untuk menghindari keangkuhan mentari
Juga bukan menghindari kepulan debu yang berlari
Tapi mungkin. Untuk mengusir sepi. Merenungi diri. Menurutku

Tidak sama seperti mereka
Aku tidak bergerombol. Hanya berdua
Pun tidak dibawah dedaunan. Melainkan di bawah naungan gedung yang tidak terlalu tua
Aku. Entah sedang apa. Tidak jelas
Kadang melamun. Kadang mencari inspirasi. Lebih banyak memikirkan dirimu
Tapi, semoga kamu tidak tahu. Hhhh tentu saja

Angin terkadang membelaiku
Sesekali, atau mungkin sering, teman me(ngganggu)manggilku
Memaksaku untuk mengecek kecepatan download drama korea
Sebenarnya aku enggan menanggapi mereka
Aku terlalu sibuk merapikan pikiranku
Kau tahu. Yahh, tentu dirimu yang mendominasinya

Kemudian aku tersadar. Duniaku bukan hanya tentangmu
Aku harus fokus, sebelum teman lain mencoba menyerangku

~Kediaman para mahasiswa pemburu wifi_komputer anjungan 1.47 pm
Terimakasih. Kau menghemat anggaran pengeluaranku

Selasa, 25 April 2017

Is This Real Life? Hohoo...



Halo Tuan!
Saya benar-benar ingin menyapa anda. Sudah sangat sejak lama. Walau memang tak ada alasan yang pas untuk melakukannya. Maaf jika saya lancang menempatkan Tuan di hati saya. Mungkin sejak Tuan yang kebetulan berada dalam satu acara dengan saya. Namun berbeda tim. Saya benar-benar yakin bahwa Tuan tidak menyadari keberadaan saya saat itu. saat itulah kehadiran Tuan sedikit merubah hidup saya. Lalu Tuan mulai menghilang. Atau mungkin bisa dikatakan kita yang menghilang. Ditelan oleh dunia dan kesibukan masing-masing. Saat itu menghilangnya Tuan memang belum cukup untuk mempengaruhi pikiran saya, karena kita memang ‘tidak’ saling kenal. Maaf jika tuan tidak berkenan mendengar kata saya dan anda menjadi ‘kita’.
Keadaan memang berkata lain. Namun saya harap kali ini memang takdir. Sekali lagi kita dipertemukan dalam suatu acara. Ajaibnya, kita dalam tim yang sama. Bahkan kita sempat bercakap-cakap singkat, karena suatu alasan dan tujuan. Anda tahu Tuan? Percakapan itu begitu membekas di hati saya. Tapi kali ini tak akan saya biarkan Tuan menghilang lagi. Jadi maaf, bila tuan merasa ada seseorang yang memperhatikan Tuan setiap saat. Saya bahkan hafal kapan tuan ada kelas dan kapan Tuan libur.
Saat tertentu, jika saya tidak sibuk. Saya akan menunggu Tuan beberapa meter dari kelas Tuan. Sebenarnya tidak cukup hanya dengan melihat. Tapi, saya bisa apa? hanya berada di sekeliling Tuan bersama puluhan-atau mungkin ratusan orang lain, yang juga terlihat sibuk. Lalu saya pura-pura sibuk dengan telepon genggam saya saat Tuan melintasi saya. Hhh… kenapa juga saya harus sampai melakukan ini?
Saya memang tidak yakin apakan Tuan sudah memiliki seseorang atau belum. Tapi saya berani bertaruh, banyak wanita yang ingin memiliki Tuan. Semua yang ada di diri Tuan itu terlihat menyenangkan. Tuan selalu terlihat santai, dengan pakaian casual. Celana jeans belel-kaos dan kemeja yang sengaja tidak dikancing-sepatu sneakers. Ditambah satu lagi, Tuan terlihat sangat manis. Dan saya suka itu. Yang saya ingat dan selalu saya tunggu-tunggu, kita masih memiliki jadwal acara bersama. Walau saya tidak yakin apakah dengan adanya acara itu hubungan kita akan berkembang. Tapi, saya benar-benar ingin lebih dari itu.

Plaosan, March 31th 17
 ~kamar kosku yang terlihat pengap
Backsound : Happier-Ed Sheeran